Ciri-Ciri Traveler Millenial Masa Kini

2 years ago / 1830 Views

Tahukah Anda generasi millenial masa kini menjadi pelaku utama yang menghidupkan kembali industri travel di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Semangat mereka dan rasa ingin tahu yang lebih tinggi membuat generasi millenial atau mungkin yang Anda lebih kenal dengan ‘kids zaman now’, menjadi lebih berjiwa petualang yang suka berkeliling mencari hal-hal baru.

Generasi yang lahir di atas tahun 1980an ini lahir ketika dunia teknologi sudah mulai berkembang dan siap menyambut masa depan. Dengan internet, seluruh dunia terasa ada di telapak tangan kita. Kita bisa melihat hampir 90% seluruh isi dunia melalui peta hingga jalan yang biasa kita lewati sekalipun. Di situlah rasa ingin tahu dan penasaran untuk merasakan langsung keindahan dunia dan mendapatkan pengalaman baru mendorong mereka untuk traveling. Terutama, dengan adanya media sosial yang menjadi pemicu utama mereka, bagi para millenial yang sosialita ingin bepergian keliling dunia.

Berikut ini adalah ciri-ciri traveler millenial masa kini. Apa Anda juga memilikinya?

Bepergian bersama teman daripada travel agent

(sumber: stocksy.com)

Ya, banyak para millenial yang rela menabung uang jajan mereka untuk traveling bersama teman-temannya ketimbang membeli barang idaman mereka. Lucunya lagi, beberapa millenial sampai membuat sistem perbendaharaan sendiri, loh. Ya, mereka memang cenderung lebih niat dan berkomitmen pada planning mereka karena menurutnya, traveling bersama teman-teman akan lebih seru ketimbang bersama travel agent.

Millenial adalah generasi yang sangat menyukai kebebasan, apalagi menentukan destinasi tujuan ketika traveling.  Mereka juga tidak suka diatur dan mengikuti jadwal yang telah ditentukan oleh travel agent karena konsep mereka traveling adalah ‘escape from reality’. Ya, jadi tidak heran mengapa mereka cenderung lebih menyukai bepergian bersama teman-temannya yang memiliki interest yang sama ketimbang bepergian dengan travel agent.

Backpacking & on budget

(sumber: pexels.com)

Backpacking adalah trend traveling masa kini. Selain lebih praktis, backpacking juga dikenal sebagai jalan-jalan dengan budget yang masih bersahabat di kantong, terutama bagi beberapa para generasi millenial yang belum memiliki mata pencaharian sendiri atau belum stabil dalam pekerjaannya, dan ingin pergi traveling. Dengan trend backpacing ini, semakin memberikan kesempatan bagi siapa pun untuk bisa traveling dengan budget yang lebih sesuai, karena siapa yang tidak ingin traveling tetap seru dengan budget yang minim?

Teknologi adalah segalanya

(sumber: stocksy.com)

Sebagai generasi yang terlahir dengan peradaban teknologi yang sudah cukup maju. Generasi millenial pasti sudah sangat best friend dengan gadget atau smartphone mereka. Hanya dengan sentuhan pada layar, semua kesulitan saat traveling dapat teratasi dengan segala kemudahan yang tersedia.

Dari proses planning hingga ketika traveling, para millenial akan mengandalkan teknologi sepenuhnya. Mulai dari booking transportasi dan akomodasi, browsing destinasi favorit yang direkomendasikan oleh banyak orang, tahap budgeting tentang perkiraan biaya pengeluaran, atau bahkan untuk melihat peta. Semuanya serba teknologi, gadget, atau yang gemar disapa sebagai smartphone. Bisa bayangkan bepergian tanpa smartphone Anda?

Update di sosial media

(sumber: stocksy.com)

Update pictures is a must! Entah itu selfie, wefie, foto pemandangan alam, foto bergaya, atau bahkan foto candid. Pamer foto saat traveling sih sudah seperti tradisi dan kewajiban bagi para millenial. Jalan-jalan tanpa update foto pasti rasanya seperti makan nasi tanpa lauk! Biasanya, para generasi millenial lebih memilih pergi ke destinasi dengan pemandangan atau background yang bagus untuk foto di feed Instagram mereka. Semakin Instagrammable dan artistik, maka semakin bagus.

Sadar atau tidak, media sosial adalah pemicu sekian banyak generasi millenial yang ingin pergi traveling. Rasa keingin tahuan dan iri dengan foto-foto di Instagram orang lain menjadi pemicu dan alasan yang kuat. Nah, apakah Anda salah satu dari pengguna sosial media juga?

Lebih suka tinggal di guest house atau sewa rumah daripada tinggal di hotel

(sumber: stocksy.com)

Biasanya, pilihan untuk tinggal di hotel menjadi pilihan yang paling terakhir untuk para generasi millenial, mereka lebih suka untuk tinggal di guest house, hostel, atau sewa rumah / apartemen seperti melalui Airbnb. Seperti yang dibahas di atas, mereka biasanya traveling ber-grup bersama teman-temannya dan mereka akan lebih merasakan kebersamaan apabila tinggal dalam satu rumah. Merasakan kenyamanan tinggal bersama teman-teman dalam satu rumah saat liburan, membuat mereka merasa lebih nyaman dan bonding satu sama lain.

Nah, bagaimana? Apa salah satu ciri-ciri di atas ada pada Anda?

Latest News