Hari Diabetes Sedunia: Jenis & Faktor Penyebab Diabetes pada Wanita

2 years ago / 737 Views

2 hari setelah Hari Kesehatan Nasional di Indonesia, kita diingatkan kembali oleh Hari Diabetes Sedunia pada tanggal 14 November. Ya, ini adalah sebuah peringatan untuk seluruh manusia agar bisa menjaga kesehatannya dengan baik, karena mempertahankan kesehatan itu bukanlah hal yang mudah bagi kebanyakan orang. Tema Hari Diabetes Sedunia kali ini adalah tema yang lebih fokus ke para wanita, yakni Women and diabetes - our right to a healthy future.

(sumber: idf.org)

Tahukah Anda bahwa diabetes adalah penyebab kematian kesembilan pada wanita di seluruh dunia yang menyebabkan 2,1 juta kematian per tahun? Seperti yang dilansir dari International Diabetes Federation, saat ini ada lebih dari 199 juta wanita yang hidup dengan penyakit diabetes dalam tubuh mereka dan jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat menjadi 313 juta pada tahun 2040. Dua dari setiap lima wanita dengan diabetes berada dalam usia reproduktif mereka, terhitung lebih dari 60 juta wanita di seluruh dunia. Dan wanita dengan diabetes tipe 2 hampir 10 kali lebih mungkin terkena penyakit jantung koroner dibandingkan wanita tanpa kondisi tersebut, sedangkan wanita dengan diabetes tipe 1 memiliki peningkatan risiko keguguran dini atau memiliki bayi dengan malformasi.

Tapi, apa sih sebenarnya diabetes itu?

Diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar gula darah (glukosa) di tubuh Anda. Hal ini bisa terjadi bila tubuh Anda tidak membuat insulin atau tidak menggunakan insulin dengan benar.

Insulin adalah hormon yang dibuat di pankreas, organ di dekat perut Anda. Insulin membantu glukosa dari makanan masuk ke sel tubuh Anda untuk mendapatkan energi. Jika tubuh Anda tidak cukup membuat insulin, atau tubuh Anda tidak menggunakan insulin dengan benar, glukosa tetap ada dan terbentuk dalam darah Anda.

Seiring waktu, glukosa ekstra ini bisa menyebabkan prediabetes atau diabetes. Diabetes membuat Anda berisiko mengalami masalah kesehatan serius dan mengancam jiwa lainnya, seperti penyakit jantung, stroke, kebutaan, dan kerusakan ginjal.

Tiga jenis diabetes utama adalah:

  • Diabetes tipe 1. Diabetes ini adalah penyakit autoimun, yang berarti sistem kekebalan tubuh (pertahanan) Anda menyerang dan menghancurkan sel-sel di pankreas yang membuat insulin. Jika Anda memiliki diabetes tipe 1, tubuh Anda tidak membuat insulin, jadi Anda harus mengkonsumsi insulin setiap hari.
  • Diabetes tipe 2. Ini adalah jenis diabetes yang paling umum. Anda bisa mendapatkan diabetes tipe 2 pada usia berapapun, bahkan selama masa kanak-kanak. Dengan diabetes tipe 2, tubuh Anda tidak cukup membuat insulin atau tidak bisa menggunakan insulinnya sendiri dengan benar. Bila ini terjadi, kadar glukosa darah naik.
  • Gestational diabetes. Gestational diabetes adalah sejenis diabetes yang hanya terjadi selama kehamilan. Gestational diabetes dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi bayi dan ibu jika tidak terkontrol. Meskipun diabetes gestasional hilang setelah bayi lahir, diabetes selama kehamilan meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Kemudian pelajari lebih lanjut tentang diabetes gestasional di National Diabetes Information Clearinghouse.

Nah, untuk secara detilnya, berikut faktor-faktor yang bisa menjadi penyebab terjadinya diabetes:

Faktor risiko diabetes tipe 1 pada wanita meliputi:

  • Umur: Seringkali berkembang di masa kanak-kanak.
  • Sejarah kesehatan keluarga (keturunan): Memiliki orang tua atau saudara laki-laki atau perempuan dengan diabetes tipe 1
  • Infeksi virus atau penyakit tertentu, seperti virus coxsackie B (penyebab umum penyakit tangan, kaki, dan mulut), rotavirus (disebut juga flu perut), dan mumps
  • Tempat tinggal Anda: Ini lebih sering terjadi pada orang-orang yang tinggal di iklim yang lebih dingin.

Faktor risiko diabetes tipe 2 pada wanita dan anak perempuan meliputi:

  • Kegemukan atau obesitas: Body mass index (BMI) 25 atau lebih tinggi untuk orang dewasa. Cari tahu IMT Anda. Anak-anak dan remaja dengan berat di atas persentil ke-85 berdasarkan IMT mereka berisiko terkena diabetes tipe 2. Temukan grafik BMI untuk anak-anak dan remaja.
  • Usia lebih tua: 45 tahun atau lebih. Setelah menopause, wanita berisiko tinggi mengalami kenaikan berat badan, terutama berat badan di sekitar pinggang, yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
  • Sejarah kesehatan keluarga: Memiliki ibu, ayah, saudara laki-laki, atau saudara perempuan dengan diabetes
  • Ras / etnis: Latar belakang keluarga orang Afrika-Amerika, Indian Amerika / Alaska Native, Hispanic, Asian-American, dan Native Hawaiian / Kepulauan Pasifik
  • Memiliki bayi yang beratnya sekitar 9 kilogram atau lebih saat lahir
  • Mengalami diabetes selama kehamilan (gestational diabetes)
  • Tekanan darah tinggi: Minum obat untuk tekanan darah tinggi atau memiliki tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih tinggi. (Kedua angka itu penting. Jika satu atau kedua angka biasanya tinggi, Anda memiliki tekanan darah tinggi.)
  • Kolesterol tinggi: kolesterol HDL 35 mg / dL atau lebih rendah dan trigliserida 250 mg / dL atau lebih tinggi
  • Kurangnya aktivitas fisik: Wanita yang aktif kurang dari tiga kali seminggu
  • Memiliki sindrom ovarium polikistik (PCOS)
  • Riwayat pribadi penyakit jantung atau stroke

Peneliti belum mengetahui penyebab pasti diabetes tipe 1 dan tipe 2. Yang mereka tahu bahwa obesitas merupakan faktor utama penyebab diabetes tipe 2. Selain itu, faktor keturunan dari keluarga Anda juga bisa menjadi penyebab diabetes; serta, untuk para perokok, berhati-hatilah karena merokok juga bisa membuat Anda menderita diabetes tipe 2, semakin Anda merokok, semakin tinggi risiko diabetes tipe 2 dan masalah kesehatan serius lainnya (jika Anda sudah megnidap diabetes).

Penurunan berat badan bisa membantu mengendalikan diabetes tipe 2 sehingga Anda lebih sehat. Berhenti merokok juga bisa membantu mengendalikan kadar gula darah Anda. Memiliki berat badan yang sehat dan tidak merokok bisa membantu semua wanita menjadi lebih sehat.

Jika Anda memiliki faktor risiko ini, bicarakan dengan dokter Anda tentang cara menurunkan risiko diabetes Anda. Anda juga bisa mengambil Tes Risiko Diabetes dan membicarakan hasilnya dengan dokter Anda.

Bagaimana? Sekarang Anda sudah tahu kan betapa mengerikannya diabetes, terutama pada wanita? Ayo kita tingkatkan lagi kesadaran dan aksi kita terhadap penyakit mematikan ini di Hari Diabetes Sedunia!

Latest News